Tujuh Fakta Yang Menghawatirkan Soal Kelaparan
Oktober 22, 2008
- Tiap hari kurang-lebih 24.000 orang meninggal karena lapar atau hal-hal yang berkenaan dengan kelaparan.Tiga perempat dari angka-angka kematian ini adalah anak-anak berumur dibawah lima tahun.
- Kini, 10% dari anak-anak di negara berkembang meninggal sebelum mereka berumur lima tahun.
- Kelaparan dan perang menyebabkan hanya 10% kematian karena lapar, meskipun hal ini merupakan hal yang biasa kita dengar sehari-hari. Kebanyakan dari kematian karena lapar disebabkan oleh malnutrisi yang kronis akibat dari (keadaan bahwa) penderita tidak dapat mendapatkan makanan yang cukup. Hal ini disebabkan oleh kemiskinan yang sangat parah.
- Disamping kematian, malnutrisi juga menyebabkan kerusakan indra penglihatan, kurang semangat, kelambatan pertumbuhan badan dan meningkatnya kerawanan terhadap penyakit. Penderita malnutrisi berat tidak berdaya untuk berfungsi melakukan kegiatan ringan sehari-hari.
- Diperkiran bahwa didunia ada kira-kira 800 juta penderita kelaparan dan malnutrisi, yaitu 100 kali lebih banyak dari yang meninggal karena kelaparan dan malnutrisi itu setiap tahunnya.
- Pada hakekatnya, dibutuhkan hanya sedikit bahan dasar saja untuk memungkinkan si miskin berkesinambungan dalam memproduksi makanan. Termasuk dalam bahan dasar ini adalah bibit yang berkualitas tinggi, alat-alat yang sesuai dan kemudahan dalam mendapatkan air. Sekedar peningkatan dalam teknik pertanian dan cara penyimpanan makanan juga akan menolong.
- Banyak pakar dalam bidang kelaparan percaya bahwa pada akhirnya jalan terbaik untuk mengurangi kelaparan adalah lewat pendidikan. Orang-orang yang berpendidikan adalah bibit yang terbaik dalam meningkatkan diri dari kemiskinan yang menjadi penyebab kelaparan.”Sayangilah makanan anda. Masih banyak saudara-saudara kita yang kesulitan untuk makan, walaupun hanya 1x dalam sehari. Bayangkan kesulitan mereka sebelum anda membuang makanan anda yang berlebihan.”
Entry Filed under: Berita. .
2 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed






1. seftlogos | Oktober 29, 2008 at 9:40 am
Ada sousi ga kira2… sekedar sharing aja
2. basadai | November 28, 2008 at 9:42 am
Apa di kota besar msh kurang orang yg berpendidikan???tapi kok msh ada jg anak” yang meninggal karena kurang gizi.. IRONIS!!!