SURABAYA. UMAR BIN KHATTAB - adalah salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang juga menjadi khalifah kedua dari empat Khalifah Ar-Rasyidin. Umar bin Khattab terkenal sebagai pemimpin yang adil dan bijaksana. Selama pemerintahan Umar bin Khattab, kekuasaan islam tumbuh dengan sangat pesat. Meskipun Umar bin Khattab sangat sukses menjadi pemimpin islam saat itu, dia tetap tidak meninggalkan gaya hidupnya yang sederhana.
~~~~~~~~~~~~~~
Pilpres tahun ini dimenangkan kembali oleh presiden sebelumnya. Setelah acara pelantikan presiden terpilih usai, semua anggota kabinet pulang ke rumah masing-masing, termasuk sang presiden terpilih. Sekitar beberapa jam setelah acara pelantikan , sang presiden menelpon salah seorang menterinya.
Presiden: Assalamu’alaikum pak menteri.![]()
Menteri: Wa’alaikumussalam … ada apa, Pak? ada yang bisa saya bantu?
Presiden: Begini pak menteri, bapak bisa tidak ke rumah saya sekarang? ada hal yang mau saya bicarakan empat mata dengan bapak.
Menteri: o0o… bisa pak, bisa pak, dengan senang hati. Jam berapa, Pak ?
Presiden: sekarang juga Pak, saya tunggu di rumah.
Menteri: iya pak, saya segera kesana sekarang. Tunggu sekitar 15 menit, InsyaAllah saya tiba di rumah bapak.
Presiden: ok, Wassalamu’alaikum.
Menteri: Wa’alaikumussalam Warohmatullah Wabarokatuh.
15 menit kemudian, si Menteri benar-benar sudah tiba di kediaman sang Presiden. Setelah memarkirkan mobil dinasnya, si Menteri langsung beranjak menuju sang Presiden yang sudah menunggu di teras rumah.
Menteri: Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh, maaf Pak, saya membuat bapak menunggu.
Presiden: Wa’alaikumussalam, ooh…tidak apa-apa pak menteri, saya juga baru aja keluar kok. Silahkan duduk, Pak.
Menteri: Terima kasih, pak. Kalau boleh tahu kira-kira ada apa ya Pak?
Presiden: Mmm… gini Pak, saya mau tanya ke bapak. Tapi bapak harus jawab dengan jujur, gimana?
Menteri: o00… itu sudah pasti Pak, masak menteri agama berbohong. Silahkan, Bapak mau tanya apa?
Presiden: Gini Pak, saya kan terpilih lagi jadi presiden sedang bapak kan menteri agama dan orang tertua di kabinet saya, setidaknya bapak tahu kebijakan-kebijakan presiden sebelum saya. Kalau menurut bapak, kira-kira mana yang lebih baik antara saya dengan presiden yang sebelum saya?
Menteri: Menurut saya, bapak lebih baik dari pada presiden yang kemarin.
Presiden :Ah yang bener pak, kalo boleh tahu kenapa kok bapak bilang begitu!!!
Menteri : Bapak ini gimana sih, itu kan sudah jadi rahasia umum. Presiden yang sebelum bapak itu takut sama teroris, kalau bapak kan tidak. Jadi bapak masih lebih baik…
Presiden : o0o, gitu… benar juga ya… Pak. Emm… kalau sama presiden yang sebelumnya lagi, lebih baik-an dia apa saya…?
Menteri : ya lebih baik-an bapak lah… Soalnya presiden yang dulu itu kan takut sama Amerika dan Rusia… kalau bapak kan enggak, bahkan AS & Rusia ngajak kerjasama dengan negara kita.
Presiden : o00, gitu… Benar juga ya… Kalau begitu saya ini presiden terbaik ya Pak…!!!
Menteri : yo jelas tho pak presiden…
Presiden : emh…ehm… pak menteri… Saya tanya dengan sungguh-sungguh, ini pertanyaan terakhir, tolong pak menteri jawab yang sejujur-jujurnya… Kira-kira nih kalau dibandingkan dengan Umar bin Khattab, mana yang lebih baik? Saya atau Dia?
Menteri : (dengan perasaan agak kesal karena pertanyaan sang Presiden yang keterlaluan, namun masih dengan muka manis, si Menteri menjawab)….tentu masih bapak yang lebih baik…..
Presiden : (dengan perasaan bangga, presiden bertanya) kok bisa pak menteri…?
Menteri : iya lah Pak, Umar bin Khattab itu kan takut kepada Allah, sedangkan bapak kan tidak…!!!
Presiden : -__-
Referensi:
http://www.alfanpreneur.blogspot.com
Gambar:

Maret 14, 2011 pada 8:16 am
Semoga kita bisa meneladani apa yang sudah dilakukan oleh Khalifah Umar bin Khattab, ya minimal untuk menjadi pemimpin rumah tangga atau pemimpin untuk diri sendiri..
Maret 17, 2011 pada 2:18 pm
*ngangguk-ngangguk
Maret 14, 2011 pada 4:45 pm
kisah yang sangat menarik. teringat betapa mulianya khalifah umar ra.
Maret 17, 2011 pada 2:19 pm
semoga kita bisa mentauladani sikap beliau sebagai pemimpin….. amin ^^
Maret 15, 2011 pada 5:09 pm
wah ceritanya menarik, kadang seperti ini bisa menjadi cermin buat sang pemimpin…
Maret 17, 2011 pada 2:21 pm
*jos ^^
Maret 16, 2011 pada 8:50 am
Wakakakakka,,, serius bgt aku bacanya, tapi bener2 yah, Presiden itu hebat bgt berarti,,, huikkkkkkkkk…
Maret 17, 2011 pada 2:21 pm
Maret 17, 2011 pada 1:34 pm
kyaaaa….jawaban terakhirnya itu lho.. mak jleb…
eh..ehh…theme blognya sama kaya punya saya.. *toss*
Maret 17, 2011 pada 2:16 pm
*toss* ^^
April 23, 2011 pada 9:58 am
hahaha…tiba-tiba ngakak membacanya..
sangat menarik,,
Januari 17, 2012 pada 2:04 pm
Umar adl hlifah yg bkin musuh allah brgetar.tp pmimpin skrang jauh lbih bkin rkyatnya yg brgtar.