Posts filed under 'Renungan-Motivasi'

Dua Pilihan yang Menyesatkan

Kadangkala saat kita ingin berdakwah, banyak hal yang kita pertimbangkan. Salah satunya adalah merasa keimanan kita kurang. Sebagian orang berkata, “Saya tidak memiliki kemampuan untuk menyeru manusia ke jalan Allah karena iman saya tipis”. Mengenai hal ini ulama berkata,”Janganlah seorang di antara kalian berkata bahwa dia tidak akan berdakwah di jalan Allah sampai imannya sempurna”.

Orang yang berkata demikian berada di antara dua kemungkinan yang sama-sama buruk. Pertama, boleh jadi dia merasa imannya tidak sempurna sampai kematian menjemputnya. Dengan demikian, dia kehilangan kesempatan untuk mendapat pahala dari aktivitas dakwah. Kedua, mungkin saja suatu saat dia berkata, “Kini imanku telah sempurna”. Jika ini terjadi, sungguh, dia telah sesat dan menipu dirinya sendiri. Perhatikanlah bahwa tidak ada satupun dari dua pilihan yang bisa membawa kebaikan.

Maka hanya ada satu pilihan bagi kita: memperbaiki diri sendiri dan di saat yang sama, mengajak orang lain menuju kebaikan. Dakwah dapat mencegah kita dari berbuat keji. Dakwah juga akan menghapus dosa kita, membuat kita memperoleh ridha-Nya,serta menjauhkan tubuh kita dari penyakit.

Ingatlah pesan Rasulullah SAW, “Sampaikanlah walaupun satu ayat”.

Disadur dan diubah seperlunya dari buku “Membaca Kisah Mengungkap Hikmah Teladan Para Nabi 1″ karangan Amru Khalid

semoga tulisan di atas dapat menjadi renungan bagi anda semua yang membacanya dan utamanya bagi diri pribadi saya sendiri.Amin.

9 comments November 4, 2008

Renungan:Antara “Takdir Tuhan” dan “Usaha Manusia”

Ada sebuah cerita yang pernah diberikan oleh guru saya waktu masih duduk di bangku SMP. Ceritanya itu berisi sebuah renungan mengenai hubungan “Takdir Tuhan” dengan “Usaha Manusia”.

Kurang lebih ceritanya kayak gini. Alkisah(cie….kayak jadi lampau banget) Tuhan Telah memberi takdir kepada dua orang manusia sebelum mereka dilahirkan. Takdirnya itu adalah keduanya akan menjadi seorang dokter. Tidak bisa diubah pokoknya mereka akan menjadi dokter. Seiring berjalannya wakyu, akhirnya kedua manusia itu dilahirkan. Sama seperti manusia lainnya, mereka pun menjalani kehidupannya sampai tibalah masa mudanya.

Continue Reading 8 comments Oktober 23, 2008

Apa yang Membuat Anda Bisa Masuk Surga ?

Sebuah cerita yang sangat menyentuh dan menyadarkan sisi-sisi kesombongan kita, terutama kita-kita ini yang merasa dirinya telah banyak berbuat baik. Sebuah inspirasi dan renungan bersama buat kita.

Continue Reading Add comment Oktober 21, 2008

Kisah Dua Sahabat Dalam Perang

Dalam hidup ini, suatu hal dianggap bernilai atau tidak bernilai sangatlah tergantung dari bagaimana kita memandangnya. Pupuklah terus kebijaksanaan, himpunlah keberanian, dan ikuti suara hati Anda; dengan demikian, Anda tidak akan pernah menyesal kemudian.

Silahkan baca sebuah kisah berikut.

Continue Reading 7 comments Oktober 21, 2008


Web Log atau Blog adalah sebuah fasilitas baru sebagai media menulis, membaca, dan media pembelajaran bermanfaat lainnya. Hal ini sudah lama diterapkan oleh bangsa-bangsa maju. Kita sebagai bangsa Indonesia seharusnya malu jika kita tidak mau merenovasi diri kita dan terus berada dalam ketertinggalan.
Untuk itu, Kita sebagai Bloger "berkewajiban" untuk mengajak orang di sekitar kita untuk bergabung dan maju menuju tradisi baru insan modern.

www.siddiqbasid.wordpress.com

KATEGORI

Berita ICT Islam Renungan-Motivasi Resensi Film Uncategorized

Detector

Yang liat blog ini ada

orang

MAI PREN

MINE

 

November 2009
S S R K J S M
« Nov    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Blog Stats

  • 974 hits

Tulisan Terakhir

Komentar Terakhir

Domba Garut! di Mgestyk Siap Menggantikan Mous…
IblizOffence di Kisah Dua Sahabat Dalam P…
BAGONg di Renungan:Antara “Takdir …
dreamer di Profil
dreamer di Profil
dreamer di Buku Tamu
dreamer di Dua Pilihan yang Menyesat…
dreamer di Dua Pilihan yang Menyesat…
conanboyz di Buku Tamu
ndn di Kisah Dua Sahabat Dalam P…

Arsip

Spam Blocked

Tulisan Teratas

MY COMMUNITY

banner angingmammiri