Mengenal Ruang Kerja Photoshop

Photoshop merupakan sebuah software yang digunakan untuk membuat atau mengedit desain dalam bentuk bitmap. Photoshop pada umumnya digunakan untuk mengedit sebuah foto. Dalam tutorial ini saya menggunakan Photoshop versi CS3. Tools dan fitur lainnya pada CS3 saya rasa tidak terlalu jauh berbeda dari fitur sebelumnya jadi anda tidak perlu khawatir jika menggunakan Photoshop versi sebelumnya. Hanya saja penampilan Photoshop CS3 terlihat lebih modern ketimbang versi sebelum-sebelumnya.
Sebelum menggunakan aplikasi ini ada baiknya jika kita mengenal mengenai bagian-bagian dari photoshop.

Tampilan Worksheet Photohop CS3

Gambar di atas adalah gambar tempat kita bekerja di dalam photoshop, ruang kerja ini dapat kita bagi menjadi Tool, Menu, Pallete, dan Tool Option

Tool : tempat dimana tool-tool (alat-alat) yang akan kita gunakan nantinya dalam mengedit/mengolah data

Tool option : setiap tool mempunyai fungsi yang berbeda dan fungsi tersebut dapat dimodifikasi melalui tool option.

Pallete : tambahan dari setting untuk tool-tool, selain itu pada pallete ini terdapat alat bantu lainnya.

Menu : layaknya aplikasi lain, photoshop juga memiliki menu-menu tertentu yang akan sangat membantu.

Bagaimana cara memulai menggunakan Photoshop?

Cara memulai membuat file baru adalah sebagai berikut.

Masuk ke menu File -> New atau gunakan Cntr+N

Kotak dialog seperti di bawah ini akan muncul.

Name : masukkan nama file.

Preset : berisi pilihan ukuran file yang digunakan pada umumnya, jika anda memilih ‘Costum’ , maka tampilannya seperti gambar di atas dan anda bisa mengatur panjang, lebar, resolusi, mode warna, warna background.

Width : Lebar dari file. Kita dapat memilih satuannya, yaitu pixel, inch, cm, mm, point(titik), pica(huruf),atau kolom.

Height : Tinggi dari file. Kita dapat memilih satuannya, yaitu pixel, inch, cm, mm, point(titik), pica(huruf),atau kolom.

Resolution : Pilihan resolusi dengan satuan pixel/inch atau pixel/cm

Color Mode : Pilihan mode warna

Bitmap : Untuk file bitmap (hanya bisa 1 bit)

Grayscale : Untuk file berwarna hitam-putih dan gradasi antara keduanya

RGB Color : (Red Green Blue), untuk file data digital

CMYK : (Cyan Magenta Yellow Black), untuk file data yang ingin diprint

Background : Menentukan jenis background dari gambar yang akan dibuat. White berarti background akan berwarna putih, background color berarti warna bckground akan sesuai dengan warna yang telah ditentukan pada toolbox, transparent berarti gambar tidak mempunyai background.

Semoga Bermanfaat

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s