Tentang Si Raja Koran yang Sukses Jadi Dirut

INDONESIA : Habis Gelap Terbitlah Terang (Kisah Inspiratif Dahlan Iskan)

Tau Dahlan Iskan kan? Iya, wartawan yang sukses jadi Dirut PLN. Mungkin akan ada yang pro dan akan ada yang kontra dengan pernyataan sukses ini. Tapi menurut kacamata saya….. ceileh…. Pak Dahlan Iskan layak dikatakan sukses dalam memimpin PLN. Bahkan Pak SBY mempercayakan jabatan Menteri BUMN kepada “Si Raja Koran” ini.

Kemarin saya membeli buku Kisah Inspiratif Dahlan Iskan tersebut. Belum baca sih. Cuma membolak-balik lembaran buku itu. Sepertinya menarik. Isinya tentang cerita ataupun pendapat dari wartawan dan rekan kerja dalam melihat sosok Pak Dahlan dalam memimpin PLN.

Baca lebih lanjut

Say Yes To Gambaru

Cherry Blossoms in Tokyo, Japan

SURABAYA. GAMBARU – menurut kamus bahasa jepang berarti “doko made mo nintai shite doryoku suru” (bertahan sampai kemana pun juga dan berusaha abis-abisan ). Gambaru itu sendiri, terdiri dari dua karakter yaitu karakter keras dan mengencangkan. Jadi image yang bisa didapat dari paduan karakter ini adalah mau sesusah apapun itu persoalan yang dihadapi, kita mesti keras dan terus mengencangkan diri sendiri, agar kita bisa menang atas persoalan itu.

~~~~~~~~~~~~~~

Tadi pagi saya membaca sebuah tulisan yang sangat menarik di papan demokrasi kampus saya, elektro ITS. Karena menurut saya tulisan ini sangat recomended untuk dibaca, maka saya langsung mencari sumbernya dan “sengaja” meng-copypaste tulisan tersebut di blog ini. Berikut tulisan tersebut.

Tadi pagi dapet e-mail dari teman, menarik untuk direnungkan dan dicontoh:
—————————————————————————————-
oleh Rouli Esther Pasaribu pada 14 Maret 2011 jam 12:02

Terus terang aja, satu kata yang bener2 bikin muak jiwa raga setelah tiba di Jepang dua tahun lalu adalah : GAMBARU alias berjuang mati-matian sampai titik darah penghabisan. Muak abis, sumpah, karena tiap kali bimbingan sama prof, kata-kata penutup selalu : motto gambattekudasai (ayo berjuang lebih lagi), taihen dakedo, isshoni gambarimashoo (saya tau ini sulit, tapi ayo berjuang bersama-sama), motto motto kenkyuu shitekudasai (ayo bikin penelitian lebih dan lebih lagi). Sampai gw rasanya pingin ngomong, apa ngga ada kosa kata lain selain GAMBARU? apaan kek gitu, yang penting bukan gambaru.

Gambaru itu bukan hanya sekadar berjuang2 cemen gitu2 aja yang kalo males atau ada banyak rintangan, ya udahlah ya…berhenti aja. Menurut kamus bahasa jepang sih, gambaru itu artinya : “doko made mo nintai shite doryoku suru” (bertahan sampai kemana pun juga dan berusaha abis-abisan) Gambaru itu sendiri, terdiri dari dua karakter yaitu karakter “keras” dan “mengencangkan”. Jadi image yang bisa didapat dari paduan karakter ini adalah “mau sesusah apapun itu persoalan yang dihadapi, kita mesti keras dan terus mengencangkan diri sendiri, agar kita bisa menang atas persoalan itu” (maksudnya jangan manja, tapi anggap semua persoalan itu adalah sebuah kewajaran dalam hidup, namanya hidup emang pada dasarnya susah, jadi jangan ngarep gampang, persoalan hidup hanya bisa dihadapi dengan gambaru, titik.).

Terus terang aja, dua tahun gw di jepang, dua tahun juga gw ngga ngerti, kenapa orang2 jepang ini menjadikan gambaru sebagai falsafah hidupnya. Bahkan anak umur 3 tahun kayak Joanna pun udah disuruh gambaru di sekolahnya, kayak pake baju di musim dingin mesti yang tipis2 biar nggak manja terhadap cuaca dingin, di dalam sekolah ngga boleh pakai kaos kaki karena kalo telapak kaki langsung kena lantai itu baik untuk kesehatan, sakit2 dikit cuma ingus meler2 atau demam 37 derajat mah ngga usah bolos sekolah, tetap dihimbau masuk dari pagi sampai sore, dengan alasan, anak
akan kuat menghadapi penyakit jika ia relawan penyakitnya itu sendiri.
Akibatnya, kalo naik sepeda di tanjakan sambil bonceng Joanna, dan gw ngos2an kecapean, otomatis Joanna ngomong : Mama, gambare! mama faitoooo! (mama ayo berjuang, mama ayo fight!).

Jangan berhenti di sini!

Buat Bangga Indonesia : Christian Lie Ilustrator Transformers dan GI Joe | Kompetisi Website Kompas MuDA – KFC

Berbicara mengenai komik, ada dua negara yang bisa dibilang sudah merajai industri kreatif tersebut, AS dan Jepang. Sebuah kabar membanggakan yang baru saja saya dapatkan dari industri komik AS. Christiawan Lie seorang putra bangsa yang masih berstatus kewarganegaraan Indonesia berhasil menembus industri komik AS bahkan karya-karyanya telah sukses merebut pasar dunia.

Siapa yang tidak kenal film Transformers dan GI Joe ? Bagi pecinta film pasti sudah pernah menonton film tersebut. Dan bagi saya kedua film tersebut pantas diberi dua jempol baik dari segi ide cerita maupun efek animasi. Ok, STOP! Saat ini kita tidak ingin membicarakan mengenai kedua film tersebut.

Film Transformers dan GI Joe diadaptasi dari komik yang laris di dunia. Nah di sini cerita menariknya. Siapa yang menyangka ternyata salah satu  ilustrator (orang yang menggambar komik) dari kedua komik tersebut adalah orang Indonesia. Ya, Chris Lie-nama beken dari Christiawan Lie- adalah salah satu ilustrator komik Transformers dan GI Joe.

”GI JOE itu karya pertama saya,” kata Chris Lie –nama beken Christiawan Lie–  saat ditemui Jawa Pos di Caravan Studio, bengkel komik yang dia dirikan pada 2008. Caravan Studio terletak di kompleks apartemen Mediterania Garden, Jakarta. Chris bersama tujuh orang stafnya bekerja setiap hari menyelesaikan sejumlah proyek komik dan ilustrasi untuk dipasarkan ke seluruh dunia. ”Moto di sini adalah get income from comic. Kami tidak bekerja yang lain,” ujar suami Reni Setia Dharma itu.

Baca lebih lanjut

Ayo Buat Bangga Negeri Ini | Kompetisi Website Kompas MuDA – KFC

Bangsa ini memang bukan bangsa yang sempurna. Bahkan mungkin masih jauh dari kata “sempurna”. Perekonomian bangsa ini masih termasuk rendah. Masih banyak rakyat miskin dan pengangguran. Masih banyak pejabat yang menghianati negaranya sendiri. Janji-janji untuk mensejahterakan rakyat kini mulai terlupakan akibat terbuai kenikmatan menggunakan uang negara. Para aktivis tidak tanggung-tanggung merusak fasilitas umum dan dengan tenangnya mereka mengatakan hal itu demi kepentingan rakyat. Suporter sepakbola tak henti-hentinya melakukan kerusuhan. Mereka terbuai fanatisme hingga lupa bahwa mereka satu bangsa.

Namun saya tetap bangga terlahir sebagai salah satu putra bangsa ini. Bangsa ini adalah bangsa yang kayaraya. Kaya akan sumber daya alam dan budaya.

Saat saya melihat kondisi negara ini yang kacau-balau, saya selalu berfikir optimis. Ini adalah sebuah proses. Belajar dari filosofi tanah liat. Untuk menjadi barang yang berharga, tanah liat harus dibanting diolah dibanting lagi. Tidak cukup sampai situ tanah liat tersebut harus dibakar lagi untuk menjadi barang yang kuat. Dan mungkin seperti itulah negara ini. Butuh sebuah proses. Butuh banyak cobaan. Hingga akhirnya bangsa ini menjadi bangsa yang besar. Amin.

Namun sampai kapan kita harus menunggu sampai saat itu tiba? Kalau kita begini-begini saja, harapan itu mungkin masih akan lama. Untuk itu marilah kita bangun negeri ini. Mulai dari diri kita. Mulai hari ini.  Ayo kita buat bangga negeri ini.

Kalau bukan kita siapa lagi?

Kalau bukan sekarang kapan lagi?

———-

Tulisan ini khusus saya buat atas partisipasi saya dalam Kompetisi Website Kompas MuDA – KFC. Untuk melihat artikel lain yang saya buat atas partisipasi saya dalam Kompetisi Website Kompas MuDA – KFC silahkan klik di sini.

Buat Bangga Indonesia : Karya Agan Harahap Dimuat di Telegraph.co.uk | Kompetisi Website Kompas MuDA – KFC

Agan Harahap merupakan seorang photografer muda Indonesia yang memiliki Sense of Humor yang tinggi. Karya yang dia buat sangat unik dan berbeda dari photographer lain. Baru-baru ini karyanya dimuat di sebuah situs terkenal yaitu telegraph.co.uk . Karya desain ilustratornya menggabungkan peristiwa sejarah dalam peperangan dengan tokoh superhero yang umum dikenal dalam komik DC dan MARVEL.

Silahkan klik di sini untuk melihat karyanya yang dimuat di telegraph.co.uk

Berikut karya-karya Agan Harahap yang dimuat tersebut.

Captain America bersama Heinrich Himmler dalam inspeksi tahanan di Rusia 1940-41

Batman ditengah-tengah Company E, 2502nd PIR (U.S. 101st Airborne Division)

Batman ditengah-tengah Company E, 2502nd PIR (U.S. 101st Airborne Division)

Spiderman dalam medan tempur Cherbourg-Normandy

Spiderman dalam medan tempur Cherbourg-Normandy

Silahkan liat gambar lain yang dimuat di telegraph.co.uk di sini.

———-

Tulisan ini khusus saya buat atas partisipasi saya dalam Kompetisi Website Kompas MuDA – KFC. Untuk melihat artikel lain yang saya buat atas partisipasi saya dalam Kompetisi Website Kompas MuDA – KFC silahkan klik di sini.

Surat Buat Bapak Presiden | Kompetisi Website Kompas MuDA – KFC

Yth. Bapak Presiden

di

tempat

Saya bukan siapa-siapa di negeri ini.  Saya hanyalah seorang pemuda yang tidak jauh berbeda dengan pemuda kebanyakan yang dimiliki bangsa ini. Seorang pemuda yang telah lama menanti kesejahteraan bangsa ini meski kenyataan  belum sejalan dengan impian-impian itu. Namun saya yakin, suatu saat bangsa ini bisa menunnjukkan lagi taringnya. Ya, saya yakin kita akan sampai di sana. Amin

Begitu banyak cobaan dan masalah besar yang dihadapi oleh pemerintahan Bapak kadang membuat saya merasa iba. Belum selesai masalah yang satu, sudah datang lagi masalah yang lain. Semuanya datang bertubi-tubi. Namun sungguh semua itu akan membuat kita berfikir lebih bijak dan dewasa.

Baca lebih lanjut