Say Yes To Gambaru

Cherry Blossoms in Tokyo, Japan

SURABAYA. GAMBARU – menurut kamus bahasa jepang berarti “doko made mo nintai shite doryoku suru” (bertahan sampai kemana pun juga dan berusaha abis-abisan ). Gambaru itu sendiri, terdiri dari dua karakter yaitu karakter keras dan mengencangkan. Jadi image yang bisa didapat dari paduan karakter ini adalah mau sesusah apapun itu persoalan yang dihadapi, kita mesti keras dan terus mengencangkan diri sendiri, agar kita bisa menang atas persoalan itu.

~~~~~~~~~~~~~~

Tadi pagi saya membaca sebuah tulisan yang sangat menarik di papan demokrasi kampus saya, elektro ITS. Karena menurut saya tulisan ini sangat recomended untuk dibaca, maka saya langsung mencari sumbernya dan “sengaja” meng-copypaste tulisan tersebut di blog ini. Berikut tulisan tersebut.

Tadi pagi dapet e-mail dari teman, menarik untuk direnungkan dan dicontoh:
—————————————————————————————-
oleh Rouli Esther Pasaribu pada 14 Maret 2011 jam 12:02

Terus terang aja, satu kata yang bener2 bikin muak jiwa raga setelah tiba di Jepang dua tahun lalu adalah : GAMBARU alias berjuang mati-matian sampai titik darah penghabisan. Muak abis, sumpah, karena tiap kali bimbingan sama prof, kata-kata penutup selalu : motto gambattekudasai (ayo berjuang lebih lagi), taihen dakedo, isshoni gambarimashoo (saya tau ini sulit, tapi ayo berjuang bersama-sama), motto motto kenkyuu shitekudasai (ayo bikin penelitian lebih dan lebih lagi). Sampai gw rasanya pingin ngomong, apa ngga ada kosa kata lain selain GAMBARU? apaan kek gitu, yang penting bukan gambaru.

Gambaru itu bukan hanya sekadar berjuang2 cemen gitu2 aja yang kalo males atau ada banyak rintangan, ya udahlah ya…berhenti aja. Menurut kamus bahasa jepang sih, gambaru itu artinya : “doko made mo nintai shite doryoku suru” (bertahan sampai kemana pun juga dan berusaha abis-abisan) Gambaru itu sendiri, terdiri dari dua karakter yaitu karakter “keras” dan “mengencangkan”. Jadi image yang bisa didapat dari paduan karakter ini adalah “mau sesusah apapun itu persoalan yang dihadapi, kita mesti keras dan terus mengencangkan diri sendiri, agar kita bisa menang atas persoalan itu” (maksudnya jangan manja, tapi anggap semua persoalan itu adalah sebuah kewajaran dalam hidup, namanya hidup emang pada dasarnya susah, jadi jangan ngarep gampang, persoalan hidup hanya bisa dihadapi dengan gambaru, titik.).

Terus terang aja, dua tahun gw di jepang, dua tahun juga gw ngga ngerti, kenapa orang2 jepang ini menjadikan gambaru sebagai falsafah hidupnya. Bahkan anak umur 3 tahun kayak Joanna pun udah disuruh gambaru di sekolahnya, kayak pake baju di musim dingin mesti yang tipis2 biar nggak manja terhadap cuaca dingin, di dalam sekolah ngga boleh pakai kaos kaki karena kalo telapak kaki langsung kena lantai itu baik untuk kesehatan, sakit2 dikit cuma ingus meler2 atau demam 37 derajat mah ngga usah bolos sekolah, tetap dihimbau masuk dari pagi sampai sore, dengan alasan, anak
akan kuat menghadapi penyakit jika ia relawan penyakitnya itu sendiri.
Akibatnya, kalo naik sepeda di tanjakan sambil bonceng Joanna, dan gw ngos2an kecapean, otomatis Joanna ngomong : Mama, gambare! mama faitoooo! (mama ayo berjuang, mama ayo fight!).

Jangan berhenti di sini!

Iklan

Pray for Japan

Tsunami : The Great Wave

SURABAYA. TSUNAMI merupakan gelombang air laut yang besar disebabkan oleh perubahan ketinggian permukaan air laut secara vertikal dengan tiba-tiba. Perubahan ketinggian permukaan laut bisa terjadi akibat gempa bumi yang berpusat di bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, longsor bawah laut, atau hantaman meteor yang jatuh di laut. Istilah tsunami sendiri berasal dari bahasa jepang yaitu tsu (pelabuhan) dan nami (gelombang) yang secara harafiah berarti gelombang besar di pelabuhan.

Jumat, 11 Maret 2011 sekitar pukul 14.46 waktu Jepang, gempa berkekuatan 8,9 skala richter mengguncang Jepang. Gempa tersebut menimbulkan gelombang tsunami di sejumlah daerah. Gempa ini disebut-sebut sebagai gempa terbesar dalam 7 tahun terakhir.

Go Shuushou Sama de Gozaimasu

Turut Berduka Cita Buat Korban Tsunami Jepang 11-03-11

Mari Berdo’a Semoga Jepang Cepat Pulih Kembali


Foto-Foto Tsunami Jepang 11 Mar 2011