Tradisi Menyambut Ramadhan di Berbagai Belahan Dunia

Different strokes for different folks atau yang lebih akrab di telinga orang Indonesia “Lain padang lain belalang, lain lubuk lain pula ikannya”. Tiap tempat memiliki budaya dan tradisi yang berbeda dari tempat lain, termasuk dalam perayam menyambut berkah bulan suci ramadhan. Berikut ini ada daftar berbagai tradisi khas yang ada di berbagai belahan dunia dalam menyambut bulan suci.

1. Pria menghiasi mata dengan celak mata (INDIA)

Penduduk muslim di India  menyebut Ramadhan dengan sebutan Ramazan. Menjelang bulan Ramadhan, para pria menghiasi mata mereka dengan kohl (sejenis celak mata). Penjualan bihun juga meningkat, karena menu ini sering dijadikan menu berbuka puasa.Selain berbuka dengan buah-buahan manis, warga India menikmati ghangui (sejenis sup yang dibuat dari terigu, beras dan potongan daging). Sup ini selalu disediakan di setiap mesjid.

2. Fanous, cahaya indah lentera ramadhan (MESIR)

Dengan bangga orang Mesir bilang “Kalian belum menikmati Ramadhan, kalau belum ber-Ramadhan di Mesir”. Perayaan Ramadhan sudah dimulai sejak hari pertama sahur. Sejumlah anak muda menabuh gendang untuk membangunkan orang sahur. Setelah berbuka, para ibu bersama anak-anak kecil keliling kota membawa fanous (sejenis lentera). Kalau dulu fanous terbuat dari gelas dan bercahayakan lilin, sekarang sudah dibuat dari plastik dengan cahaya lampu kecil. Toko-toko seluruh Mesir menjual fanous dengan model dan harga yang bervariasi.

Tradisi yang lainnya?

Iklan